Really really miss her
Sebentar lagi tanggal 30 april. It’s her birthday. Aku ingat, 4 tahun lalu, kami (teman teman satu kelas) merayakan ulang tahunnya dengan pesta kejutan di rumahnya. Pertama-tama, kami membuat seolah-olah ada jam belajar tambahan di sekolah di sekolah, padahal sebenarnya tidak ada. Kemudian kami sekelas datang ke sekolah, agar sandiwaranya makin meyakinkan, kami mendatangkan guru matematika, namun beliau Cuma datang dan mengemukakan bahwa tidak ada pelajaran tambahan hari itu karena beliau ada kegiatan lain yang sangat penting. Saya bertugas menjaga si cewek di sekolah agar tidak pulang ke rumahnya. Sementara teman-teman saya yang lain bertugas mengurusi persiapan tempat pesta di rumahnya, tentu saja izin dan perlengkapan pesta sudah saya rundingkan dengan ibunya. Ketika dia pulang, teman-teman sudah menunggu di satu pintu masuk utama, tapi ternyata ia masuk lewat pintu samping, jadi dia kaget bukan karena dikejutkan teman-teman, tapi terkejut karena melihat banyaknya teman-teman yang berkumpul di rumahnya. Konyol banget. Pestanya berjalan lancar. Walaupun ada juga kekurangannya yang terutama disebabkan kebodohanku.
Ketika aku ingat saat-saat itu, jadi kangen dia. Kangen waktu-waktu yang kami habiskan bersama, saat-saat belajar, bercanda, sms-an menghina guru, mencicipi masakan-masakannya yang selalu enak, mendengarkan suaranya yang miaw banget dan permainan pianonya yang bisa buat aku tertegun. Juga saat-saat sedih, saat dia bener-bener jatuh, gak punya arah, dan sendirian.
Tapi kangen tinggal kangen, dia udah gak mau ketemu aku lagi. Yup, terjadilah tragedi itu. Hiks, jadi sedih kalau inget itu. Tapi semuanya toh terjadi kerena kesalahan dan kebodohanku. Pantas kok dia bersikap seperti itu ke aku, dan aku mungkin emang gak seharusnya ketemu dia, Cuma bisa bikin luka aja. Mudah-mudahan dia gak ketemu orang kayak aku lagi. Tapi kalau denger kabar dari temen-temen dia genki disana dan keadaan udah jadi jauh lebih baik, yokatta…
but still, i really really miss her.
