2008 – 01 – keluarga

Iya iya, sekarang sudah tanggal 1 januari 2008. so? Jangan terlalu sentimentil lah! Ini Cuma lewat satu hari, yang menandakan satu tahun sudah lewat. Setelah itu apa? Day after day just pass by. Tapi baiklah, saya akan mencoba saran-saran teman – teman. Merenungkan hal-hal sudah saya lalui setahun ini. Saya bagi dalam 4 bagian yaitu : keluarga, sekolah, cinta, dan diri sendiri. Ntar aku posting satu-satu ah.

 

Keluargaku Setahun Ini

 

Ya biasa lah, pertengkaran di keluargaku untuk hal-hal kecil yang konyol. Yup kedua ortuku emang konyol abis. Kayak anak kecil kalau bertengkar. Dan hal itu menurun ke adikku. Aku tahu mereka gak ingin bikin aku khawatir dengan menyembunyikannya kalau ada masalah. Tapi aku gak suka itu, aku merasa dibohongi. Aku rasa aku berhak tahu, berhak khawatir, dan aku rasa aku sudah cukup dewasa untuk membiarkan kekhawatiranku tidak mengganggu pelajaranku.

 

Memang mereka sering sekali bercanda, tapi mereka sangat-sangat bertanggung jawab, aku ingin jadi seperti mereka, ngambil sifat dari bapak, dari mama’ (yang baik-baik sih terutama). Supaya bisa jadi laki-laki yang buat keluarganya bahagia. Itu dah cita-cita utamaku. Gak pengen jadi professor dengan gelar mentereng, atau dapet nobel di bidang kesehatan, aku cuma ingin buat keluarga yang bahagia, yang bisa buat setiap anggota keluarga bener-bener diterima seperti layaknya diriku apa adanya, bukan karena ada apanya. Tempat tiap anggotanya ketika pulang, bisa merasa “rumah”. Dasar kucingliar. Kerjanya nyari rumah tinggal, miaw!

 

Kalau udah bertengkar ma adikku, bawaannya mau ketawa terus. Malah gak jadi marah. Memang sih dia nggak sukses banget di bidang akademik, tapi kepintaran tidak hanya itu dalam hubungan antar orang, dia jagonya. She is far exceed me on that. Tiap hari kalau gak nelpon mereka rasanya kurang. Dia asyik banget buat temen curhat. Dengerin cerita-cerita tentang sekolahnya buat aku jadi pengen smp lagi. Satu hal yang paling membahagiakan adalah keberhasilanku menanamkan bibit-bibit gemar anime, manga, j-dorama dan j-pop. Nyiak nyiak nyiak. Gak percuma tiap pulang aku bawa “perbekalan”. Salam juga buat dogi yang makin gemuk aja. Ntar kalau pulang aku ingin main kejar-kejaran lagi dengan dia.

 

Keluargaku memang bukan keluarga sempurna. Banyak kekurangan di sana sini. Tapi mereka bener-bener perhatian, bisa jadi panutan, dan selalu mensupport aku. Aku ingin mereka selalu ada. Makanya aku khawatir pada kesehatan mereka. Mereka dah disuruh check-up gak mau-mau. Ngeyel buanget! Padahal di usia kayak mereka itu, dah waktunya mulai kelihatan gangguan di pankreas, jantung, dan paru. Aku bakal paksa mereka! Pokok e mereka musti di check-up, biar ketahuan apa yang terganggu, dan penyakit yang lebih parah bisa dicegah.

 

Love you pa, love you ma, love you sis, love you gi, love you my family. I am really lucky to be born in this family. Muach!

Explore posts in the same categories: daily life

One Comment on “2008 – 01 – keluarga”


Comment: