Wisuda, YATTAAA!!!

Posted Mei 25, 2008 by kucingliar
Categories: school

wisuda

Akhirnya, setelah kuliah selama 3,5 tahun, aku wisuda juga. Udah S1 sih, tapi rasanya masih banyak banget yang belum aku pelajari. Pokoknya aku akan belajar dengan giat waktu ko-ass.

Keluargaku dateng lo pas wisuda. Mereka nginep di kosku karena adikku mau main bareng kucing-kucingku dan tentu saja hemat biaya penginapan. Bangga rasanya bisa buat mereka bangga.

Hontoni arigaro buat semua pihak-pihak yang telah bantu aku untuk menyelesaikan studiku terutama  buat keluargaku yang udah berusaha habis-habisan buat nyekolahin aku disini. Buat orang-orang yang udah nemenin aku lewatin saat-saat suram, Agus , Adito, Aan, Dayu-nee, Dita, Black claw dan Lanang my live is better after you all came to my life. Untuk Temen-temen yang udah bantu aku nyelesaiin skripsi ini, Arie (tetap semangat!), Bagus, Verdy (Sarjana Pakar Statistik Sendowo), Ratna, Azizi, Erik dan temen-temen kelompok 12 (tahun 1) kelompok 11 (tahun 2) dan kelompok 6 (tahun ketiga) mereka yang membuat aku tetep waras. Buat dosen-dosen (spesial buat dosen-dosen anthropology), Pak Harto, Mbak Ika, Ibu kos dan Ibu-ibu TU. Tidak lupa terimakasih buat kucing-kucingku, warung biru, warung depan kos, dagang burjo (kopi carribeannya uenak tenan), tukang fotokopi samping slemania, dan yang pihak-pihak lain yang nggak bisa kesebut lagi saking banyaknya.

Setelah wisuda, aku bakal jarang banget bisa ketemu temen-temen yang lain. Tapi aku pasti akan kangen mereka.

Setelah wisuda ini, mungkin kita akan dilupakan, tapi aku harap kita tidak saling melupakan.

Really really miss her

Posted Mei 25, 2008 by kucingliar
Categories: friendship

Sebentar lagi tanggal 30 april. It’s her birthday. Aku ingat, 4 tahun lalu, kami (teman teman satu kelas) merayakan ulang tahunnya dengan pesta kejutan di rumahnya. Pertama-tama, kami membuat seolah-olah ada jam belajar tambahan di sekolah di sekolah, padahal sebenarnya tidak ada. Kemudian kami sekelas datang ke sekolah, agar sandiwaranya makin meyakinkan, kami mendatangkan guru matematika, namun beliau Cuma datang dan mengemukakan bahwa tidak ada pelajaran tambahan hari itu karena beliau ada kegiatan lain yang sangat penting. Saya bertugas menjaga si cewek di sekolah agar tidak pulang ke rumahnya. Sementara teman-teman saya yang lain bertugas mengurusi persiapan tempat pesta di rumahnya, tentu saja izin dan perlengkapan pesta sudah saya rundingkan dengan ibunya. Ketika dia pulang, teman-teman sudah menunggu di satu pintu masuk utama, tapi ternyata ia masuk lewat pintu samping, jadi dia kaget bukan karena dikejutkan teman-teman, tapi terkejut karena melihat banyaknya teman-teman yang berkumpul di rumahnya. Konyol banget. Pestanya berjalan lancar. Walaupun ada juga kekurangannya yang terutama disebabkan kebodohanku.

Ketika aku ingat saat-saat itu, jadi kangen dia. Kangen waktu-waktu yang kami habiskan bersama, saat-saat belajar, bercanda, sms-an menghina guru, mencicipi masakan-masakannya yang selalu enak, mendengarkan suaranya yang miaw banget dan permainan pianonya yang bisa buat aku tertegun. Juga saat-saat sedih, saat dia bener-bener jatuh, gak punya arah, dan sendirian.

Tapi kangen tinggal kangen, dia udah gak mau ketemu aku lagi. Yup, terjadilah tragedi itu. Hiks, jadi sedih kalau inget itu. Tapi semuanya toh terjadi kerena kesalahan dan kebodohanku. Pantas kok dia bersikap seperti itu ke aku, dan aku mungkin emang gak seharusnya ketemu dia, Cuma bisa bikin luka aja. Mudah-mudahan dia gak ketemu orang kayak aku lagi. Tapi kalau denger kabar dari temen-temen dia genki disana dan keadaan udah jadi jauh lebih baik, yokatta…

but still, i really really miss her.

RTB

Posted April 14, 2008 by kucingliar
Categories: school

I return to base. With head’s straight up. Proud. Succes

What are you fighting for?

Posted April 2, 2008 by kucingliar
Categories: friendship, love

Pertanyaan itu sering banget keluar di anime dan manga yang ada bertarung-bertarungnya. Mulai dari gundam yang super modern sampe serial samurai jadul banget. Ada yang jawab love, fear, untuk nusa dan bangsa (PKn banget), bahkan ada yang gak tau alasannya. Tapi kalau ada orang yang bilang “aku akan bertarung/berjuang untuk orang yang aku cintai” aku biasanya bakal tertawa menghina miris.

Dulunya aku (karena terpengaruh anime dan manga) aku berjuang untuk orang yang aku cintai. Tapi kenyataan gak seindah dunia khayalan. Yup. Life is harsh. Berdasarkan pengalamanku, ketika aku berjuang untuk orang yang aku cintai, belum tentu perjuangan itu dan hasilnya dihargai seperti yang kita inginkan, kadang sudah susah payah, malah dianggap sampah. Mungkin hal ini terjadi karena aku masih pamrih, gak tulus, ngarepin penghargaan. Tapi setidaknya ucapan terima kasih boleh kan? Setidaknya barang yang kita kasih (dan dibeli dengan susah payah) dipake kan? Setidaknya ada senyum untuk perjuangan itu… .

Hal diatas mungkin juga terjadi karena yang aku lakukan/perjuangkan dengan susah payah sebenarnya bukanlah hal yang orang itu inginkan/butuhkan. Seperti menabur garam ke lautan, atau seperti memberi pena kepada monyet. Tapi itu toh salah si pemberi. Sudah tahu itu lautan, masih ditaburi garam. Sudah tahu monyet masih dikasih pena. Stop debating the metaphor!

Kata Gede Prama “sampah disini, harta karun disana”. Makanya aku tidak lagi berjuang untuk orang yang aku cintai, tapi buat orang yang membuat aku merasa dicintai dan dihargai. Keluarga ku, aku akan berjuang untuk mereka. Mereka segalanya bagiku. Saat bersama mereka, aku merasa benar-benar dihargai, dicintai dan diterima apa adanya, bukan karena ada apanya. Sayang di luar keluarga cuma sedikit. Bro raltz (adito), blackclaw, valkyrie maniacs (agus) dan suppa otoko (lanang), bener-bener buat aku merasa hommy kalau lagi wasting time ngapain aja bareng mereka. Beberapa bulan terakhir aku cukup dekat dengan 1chan (kalau 2chan dan 4chan sudah aku huni dari dulu) tumben aku ketemu orang yang begitu hargai perjuanganku, dia buat aku merasa bener bener dihargai sebagai otoko. Arigato 1chan. With you, reality is more fun. Aku akan berjuang untuk mereka, yang ketika aku berikan sesuatu, berterima kasih, tidak perlu lewat kata-kata, atau membalas perbuatanku, cukup dengkuran tatapan tulus, dan dicerminkan dari sikapnya saja. I’ll be gratefull.

Sering dikecewakan, membuat aku sering melakukan sesuatu untuk orang lain tanpa alasan, tanpa harapan bahwa orang itu akan berterima kasih sehingga ketika orang tersebut tidak berterima kasih, aku merasa biasa saja. Tidak ada harapan, tidak ada kekecewaan. Tapi aku selalu berharap, mudah-mudahan makin banyak aku ketemu orang kayak 1chan. Biar keluargaku tambah banyak, dan setiap aku bersama orang-orang kayak gitu, feels like home. Miaw…ngkrrrrrr

stuck in “skripsi” no more

Posted Januari 31, 2008 by kucingliar
Categories: school

Fuwah… setelah berjuang selama satu semester terakhir, jadi juga parasit skripsi ini. Pada hari yang bersejarah kamis, 24 januari 2008, ujian pendadaran skripsiku selesai. Rasanya seperti cast off dan bisa clock up lagi.

 

Bakal ada cerita lagi nanti, tapi sekarang mau menembalikan waktu surfingku yang hilang. Bubye dulu

akuma (anak kucing manis)

Posted Januari 3, 2008 by kucingliar
Categories: miaw show

akuma (anak kucing manis)

2008 - 01 - keluarga

Posted Januari 3, 2008 by kucingliar
Categories: daily life

Iya iya, sekarang sudah tanggal 1 januari 2008. so? Jangan terlalu sentimentil lah! Ini Cuma lewat satu hari, yang menandakan satu tahun sudah lewat. Setelah itu apa? Day after day just pass by. Tapi baiklah, saya akan mencoba saran-saran teman – teman. Merenungkan hal-hal sudah saya lalui setahun ini. Saya bagi dalam 4 bagian yaitu : keluarga, sekolah, cinta, dan diri sendiri. Ntar aku posting satu-satu ah.

 

Keluargaku Setahun Ini

 

Ya biasa lah, pertengkaran di keluargaku untuk hal-hal kecil yang konyol. Yup kedua ortuku emang konyol abis. Kayak anak kecil kalau bertengkar. Dan hal itu menurun ke adikku. Aku tahu mereka gak ingin bikin aku khawatir dengan menyembunyikannya kalau ada masalah. Tapi aku gak suka itu, aku merasa dibohongi. Aku rasa aku berhak tahu, berhak khawatir, dan aku rasa aku sudah cukup dewasa untuk membiarkan kekhawatiranku tidak mengganggu pelajaranku.

 

Memang mereka sering sekali bercanda, tapi mereka sangat-sangat bertanggung jawab, aku ingin jadi seperti mereka, ngambil sifat dari bapak, dari mama’ (yang baik-baik sih terutama). Supaya bisa jadi laki-laki yang buat keluarganya bahagia. Itu dah cita-cita utamaku. Gak pengen jadi professor dengan gelar mentereng, atau dapet nobel di bidang kesehatan, aku cuma ingin buat keluarga yang bahagia, yang bisa buat setiap anggota keluarga bener-bener diterima seperti layaknya diriku apa adanya, bukan karena ada apanya. Tempat tiap anggotanya ketika pulang, bisa merasa “rumah”. Dasar kucingliar. Kerjanya nyari rumah tinggal, miaw!

 

Kalau udah bertengkar ma adikku, bawaannya mau ketawa terus. Malah gak jadi marah. Memang sih dia nggak sukses banget di bidang akademik, tapi kepintaran tidak hanya itu dalam hubungan antar orang, dia jagonya. She is far exceed me on that. Tiap hari kalau gak nelpon mereka rasanya kurang. Dia asyik banget buat temen curhat. Dengerin cerita-cerita tentang sekolahnya buat aku jadi pengen smp lagi. Satu hal yang paling membahagiakan adalah keberhasilanku menanamkan bibit-bibit gemar anime, manga, j-dorama dan j-pop. Nyiak nyiak nyiak. Gak percuma tiap pulang aku bawa “perbekalan”. Salam juga buat dogi yang makin gemuk aja. Ntar kalau pulang aku ingin main kejar-kejaran lagi dengan dia.

 

Keluargaku memang bukan keluarga sempurna. Banyak kekurangan di sana sini. Tapi mereka bener-bener perhatian, bisa jadi panutan, dan selalu mensupport aku. Aku ingin mereka selalu ada. Makanya aku khawatir pada kesehatan mereka. Mereka dah disuruh check-up gak mau-mau. Ngeyel buanget! Padahal di usia kayak mereka itu, dah waktunya mulai kelihatan gangguan di pankreas, jantung, dan paru. Aku bakal paksa mereka! Pokok e mereka musti di check-up, biar ketahuan apa yang terganggu, dan penyakit yang lebih parah bisa dicegah.

 

Love you pa, love you ma, love you sis, love you gi, love you my family. I am really lucky to be born in this family. Muach!

akhirnya buat blog juga

Posted Desember 31, 2007 by kucingliar
Categories: daily life

Setelah blog walking selama setahun terakhir, ngintip blog-blog yang lain, dan ngasi komen-komen gak mutu, akhirnya saya memutuskan untuk ngeblog juga. Jadi di tanggal 31 Desember 2007, jam 7 malam, terciptalah blog si kucing liar ini. Alasan utamanya sih, supaya bisa berkoar-koar mengemukakan ide, menceritakan kehidupan sehari-hari saya yang kata orang membosankan, dan tentu saja kisah kucing-kucing liar yang saya pungut. Syukur-syukur ada yang mau baca.

 

Walau ditengah padatnya jadwal baca manga, nonton anime dan hentai kuliah saya dan penyusunan skripsi, mudah-mudahan saya bisa terus menulis di blog ini.

 

Saya juga masih baru di sini, dan pengetahuan saya tentang komputer, dan internet pas-pasan. Jadi kalau banyak kekurangan nantinya, ya mohon dimaafkan. Miaw!